Bersabarlah wahai diriku
Hidup bukanlah suatu yang perlu dinikmati. Hidup hanya sesaat, hanya sekali. Bukan untuk disiasiakan, bukan untuk dibuat tak berarti. Hidup hanya seperti dirimu dikala mengambil air sebuah sumur, untukmu minum kelak. Terlalu banyak kau ambil, hanya akan menjadi sia-sia, hanya melelahkanmu. Terlalu sedikit kau ambil, akan meringankanmu, tetapi akan menyiksamu saat kau harus mati kehausan.
Hidup ini hanyalah perhitungan manusia. Manusia berhitung, untuk dapat melakukan sesuatu dengan tepat, dengan perhitungan yang matang. Agar manusia dapat melalui jalan pulang dengan membawa air yang cukup, tak kurang, tak berat dan tak ringan.
Terkadang kita mendapat ujian di tengah jalan. Terkadang dirimu dikhianati oleh orang kepercayaanmu. Terkadang kau harus berkorban untuk orang di sampingmu.
Ketika dirimu bertemu teman di jalan pulang, kau bersama dengannya, berbagi suka dukamu selama di perjalanan. Menjadi penghiburmu dikala dirimu bersedih.
Tapi terkadang dirimu tak bisa serakah, ada kalanya dirimu harus menyimpan masalahmu, untuk memberikan wajah ceria, menghibur temanmu dikala senyuman hilang dari wajahnya. Terkadang kau membiarkan dirimu sakit, hanya agar temanmu itu tak sengsara. Menyembunyikan permasalahanmu, dikala temanmu itu membutuhkanmu.
Suatu saat ia akan mengerti. Kebahagiaannya adalah segalanya bagimu.
Karena ada cinta di hatimu.
5:49 AM | Labels: hidup, renungan, saran | 0 Comments
Symphony of love #11
aku bukan seorang ksatria, tapi aku tak sepengecut seorang ksatria..
jangan hiraukan diriku, dan aku akan menikammu dari belakang..
aku takkan lari dari kenyataan, juga takkan bersembunyi darinya..
dekap tanganku, dan aku akan jatuh dalam pelukanmu..
cintailah aku, dan hatiku akan selalu jadi milikmu..
aku bukanlah seorang yang bodoh, aku memiliki hati untuk berfikir..
aku juga bukan orang yang tak punya hati, aku punya otak untuk merasa..
jujurlah padaku, dan aku akan selalu percaya padamu..
namun jangan percaya diriku, jika dusta slalu terucap dari bibirmu..
aku takkan mengerti, jika aku telah menutup diriku..
aku selalu berfikir, apakah yang terbaik untukmu..
aku selalu berbuat, membuat dirimu bahagia..
takkan ada artinya tawa bagiku, jika tanpa melihat tawamu..
takkan ada artinya bahagia bagiku, jika dirimu tersiksa bersamaku..
aku hanya seorang mahluk, hadir untuk menghiburmu..
tapi aku bukanlah penghibur, bukan pula hanya sebagai mainan..
aku hidup dan bernafas, dengan nama Tuhanku di setiap hela nafasku..
aku bukan orang yang baik, namun aku akan selalu berusaha jadi yang terbaik..
aku bukanlah orang yang bijak, namun aku slalu menyikapinya dengan bijaksana..
aku adalah aku, untukmu..
alunan dari sebuah cinta..
untuk bintang kecilku tersayang..
5:07 AM | Labels: symphony of love, symphony of love #11 | 0 Comments
.jpg)