Symphony of love #15
Dan waktu tetap menjadi musuhku,
meninggalkan mimpi, cerita dan cinta,
dan setiap kenangan yang terus mengejarku,
membayangiku dalam tiap mimpi malamku,
dan saat itu telah ada di pelupuk mata,
bersiaga bagaikan singa yang siap menerkam,
waktu takkan peduli apakah kau siap atau tidak,
waktu tak pula menunggu hingga kau siap,
dan kau kan sadari yang kau punya telah hilang..
Ditelan waktu dan embun pagi,
ketika mentari pagi terbit di garis wajahmu,
dan tinggallah kenangan dibalut rindu,
saat perpisahan yang tak terlupakan,
seakan mengiris dinding hati..
Seberapa jauh aku berlari menjauh?
Namun bayangmu semakin mendekat ke arahku,
seakan merasuk di jiwaku,
bisakah kau bekukan waktu ini?
Hingga takkan pergi tiap kenangan bersamamu..
Kau tau?
Waktu telah berlalu,
hari berganti hari, bulan berganti tahun,
hingga akhirnya aku terbangun dari mimpi panjang..
Dan kau katakan padaku,
hanyalah mimpi saat cinta abadi menjadi nyata...
12:31 AM | Labels: symphony of love, symphony of love #14 | 0 Comments
Symphony of love #13

Andaikan kau tahu, kau akan mengerti..
Tak perlu takut lagi bersedih karenanya..
Aku tak pernah berlari, tinggalkanmu sendiri..
Hingga kau kan sadari bahwa diriku ada..
Aku yang selalu menemanimu dalam kegelapan..
Saat kau butuh sedikit tempat untuk menangisi kehidupan..
Aku yang selalu mendengarkan detik demi detik curhatanmu..
Dan akan selalu menghapus air mata dari pipimu..
Saat kau jatuh, dan aku terdepan mengulurkan tanganku..
Dan kala ketakutan bersamamu, aku datang memelukmu..
Melindungimu, tak rela melihatmu tersakiti..
Menjadi bagian dari detak jantungmu yang sunyi..
Dengarkan aku..
Aku menangis dalam mimpiku..
Aku terbunuh oleh keheningan kabut kelabu..
Merindukan nyanyianmu yang merdu,
serta senyummu yang lugu..
Menunggumu datang dan memelukku..
18/03/10
7:27 AM | Labels: symphony of love, symphony of love #13 | 0 Comments
symphony of love #12
saat waktu dan kenangan berpadu dalam ruang hayalan,
dan malam kan pancarkan kegelapan,
aku duduk termenung saat malaikat malam menghiasi langit,
terbang melayang seakan tanpa beban di pundaknya,
sekali lagi aku termenung,
malaikat malam kian terang datang menjemput,
cahaya silau gemerlap yang membutakan,
bukan di sini aku harus bernafas,
duniaku hilang hancur tak berbekas,
tinggallah diriku mahluk malang tanpa tujuan,
mencari cahaya di semak kegelapan,
berharap terbang saat jatuh terhempas,
aku sedang tak bermimpi,
aku sadar saat mereka remukkan segala mimpi,
aku tak tertidur malam ini,
aku terjaga meratapi malam kehancuran diriku,
aku yang tersesat dalam padang dunia yang sempit ini,
kemana langkah kakiku,
dan disanalah ada dirimu...
berikan aku cintamu..
selamatkanlah diriku..
6:16 AM | Labels: symphony of love, symphony of love #12 | 0 Comments
In This January..
In This January, everything was happened..
the sadness until the happiness, the laughs until the cries..
In this January, i cant see the world..
i lost all in my mind, confuse with my self..
In this January, i broke up with my girl..
i became very sad, and cried in the night..
In this January, i came to other world..
lonely in the dark, fallen in the dark..
In this January, I just found an answer..
a question in my mind, but I know the answer soon..
When I saw her smile, she was a stranger girl..
she said she love me, and i know that will be fine..
She make me falling in love..
all in this January..
In this January..
I said that i love her, and make sure that i love her..
coz a my heart blooming..
all in this January..
In this January, she became my everything,
she became my little girl, my little shining star..
In this January, I found the spirit back..
when she smile in my eyes, and i knew she really cute..
oooh all in this January..
yeaaah..
In this January..
I kiss my little girl, and hold her in my arm..
make she sure nothing can happen again..
but i have face the truth..
This January must be end..
The last day in my January..
My lucky month..
5:50 AM | Labels: puisi | 1 Comments
kebahagiaan butir embun...
dan berbicara hati dalam keheningan, tentang dunia dan isinya..
tak ada yang perlu kucemaskan, hanya pikiran yang menyiksaku..
tapi kuputuskan untuk diam, aku bicara pada diriku sendiri..
takkan ada yang dapat membantuku disaat tak ada bintang mampu menyinari malamku..
rembulan redup tertutup kabut, dan bintang tenggelam di padang langit..
andaikan manusia dapat mendengar, aku kan jadi lebih bahagia..
andaikan manusia mengerti, kebahagiaan ada dalam pelukan..
aku tak terlihat dibalik rumput hijau membentang luas..
mencari arti dari segala pertanda..
dan kutemukan jawaban..
jawaban yang hanya menerbitkan cahaya kegalauan di dalam kegelapan..
kelabu dan membutakan mata hati yang rapuh..
dimana letak kebahagiaan itu?
apa perlu kujelajahi permukaan kemunafikan ini, hanya untuk mencari satu kata..
bahagia..
apakah selamanya aku tenggelam dalam pencarian yang tak kunjung kudapatkan..
atau munkin kebahagiaan sedang bersembunyi dibalik awan kelabu..
apakah kebahagiaan itu layaknya mentari yang menyinari butiran embun pelangi..
indahnya pelangi dan hangatnya mentari..
dan ketika itu terjadi, kusadari..
kebahagiaan itu semu..
hatimu adalah sumber kebahagiaanmu, satu hal yang tak pernah kusadari..
12:08 AM | Labels: puisi | 0 Comments
.jpg)