kebahagiaan butir embun...
dan berbicara hati dalam keheningan, tentang dunia dan isinya..
tak ada yang perlu kucemaskan, hanya pikiran yang menyiksaku..
tapi kuputuskan untuk diam, aku bicara pada diriku sendiri..
takkan ada yang dapat membantuku disaat tak ada bintang mampu menyinari malamku..
rembulan redup tertutup kabut, dan bintang tenggelam di padang langit..
andaikan manusia dapat mendengar, aku kan jadi lebih bahagia..
andaikan manusia mengerti, kebahagiaan ada dalam pelukan..
aku tak terlihat dibalik rumput hijau membentang luas..
mencari arti dari segala pertanda..
dan kutemukan jawaban..
jawaban yang hanya menerbitkan cahaya kegalauan di dalam kegelapan..
kelabu dan membutakan mata hati yang rapuh..
dimana letak kebahagiaan itu?
apa perlu kujelajahi permukaan kemunafikan ini, hanya untuk mencari satu kata..
bahagia..
apakah selamanya aku tenggelam dalam pencarian yang tak kunjung kudapatkan..
atau munkin kebahagiaan sedang bersembunyi dibalik awan kelabu..
apakah kebahagiaan itu layaknya mentari yang menyinari butiran embun pelangi..
indahnya pelangi dan hangatnya mentari..
dan ketika itu terjadi, kusadari..
kebahagiaan itu semu..
hatimu adalah sumber kebahagiaanmu, satu hal yang tak pernah kusadari..
12:08 AM
|
Labels:
puisi
|
.jpg)
0 comments:
Post a Comment